Inilah Profil Sang Penemu Virus Komputer
Inilah Profil Sang Penemu Virus Komputer

Inilah Profil Sang Penemu Virus Komputer

penemu virus komputer; richard skrenta; siapa penemu virus komputer; profil richard skrenta; biodata richard skrenta;


ShareKu - Kini kita sudah mengetahui bagaimana banyaknya virus-virus yang sering menginfeksi komputer-komputer. Dengan jenis yang berbeda-beda dan cara menginfeksinya pun berbeda. Tak jarang apabila sudah menginfeksi suatu komputer, virus mampu merusak data-data penting yang akhirnya tak hanya membuat buat komputer menjadi lambat bahkan bisa menjadikan komputer tak mampu untuk berfungsi dikarenakan file pentingnya terhapus oleh virus. Dapat kita simpulkan bahwa virus yang ada sekarang sudah semakin canggih  dan lebih berbahaya dari yang pernah diciptakan dulu. Sekarang ini, virus banyak dibuat untuk dengan sengaja merusak komputer, mencuri data, atau bahkan untuk urusan komersial. Ada orang yang membuat virus hanya sekedar ingin "iseng" merusak komputer milik orang lain, ada juga yang ingin mencuri data milik orang lain dan agar tidak diketahui oleh sang pemilik maka dia menggunakan media virus sebagai wadah untuk mendapatkannya, dan ada pula yang ingin mendapatkan keuntungan secara finansial dengan cara membuat virus lalu membuat penangkalnya (antivirus). 

Namun, pernahkan anda berfikir siapakah orang yang menjadi "dalang" dibalik semua kemajuan virus masa kini, yang menjadi sumber ide bagi orang-orang sekarang yang menjadi pengembang virus? 

Dan inilah orangnya!

Ia bernama Richard "Rich" Skrenta, seorang pemuda yang lahir di Pittsburgh, Pennsylvania, Amerika pada 1967. Kini ia bekerja sebagai programer komputer dan seorang pebisnis. 

Ketika duduk dibangku SMA, Rich Skrenta yang kala itu berusia 15 tahun sering menjahili temannya melalui kelakuannya yang sering mematikan komputer dan menampilkan kata-kata meledek pada komputer milik temannya dengan menggunakan floppy disk, sehingga dia tidak lagi dipercaya oleh teman-temannya. 

Oleh karena itu, Rich Skrenta pun mulai mikirkan cara agar kejahilannya tetap dapat ia lakukan namun tanpa harus diketahui oleh teman-temannya. Selama libur musim dingin di Pennsylvania, Amerika, Rich Skrenta yang bersekolah di Mt. Lebanon High School berhasil menemukan cara untuk menampilkan tulisan secara otomatis di komputer miliknya. Suatu cara yang kini dinamakan sebagai Boot Sector Virus. Virus ini dia namakan sebagai Elk Cloner

Setelah liburan berakhir, dia pun mulai melancarkan aksinya, tak lain tak bukan sasarannya adalah lingkungan sekolahnya dan club komputer yang berisikan orang-orang yang dikenalnya, yang juga pernah menjadi sasaran kejahilannya.

Menurut sumber, virus itu hanya butuh waktu singkat untuk menyebar dan menginfeksi floppy disk milik teman-teman sekolahnya bahkan floppy disk milik guru matematikanya. Infeksi virus ini benar-benar membuat repot sang korban, bayangkan saja karena dulu belum ada penangkalnya dan virus ini hanya dapat dihapus dengan cara manual yang amat rumit.

Target Elk Cloner pertama kali adalah sistem operasi Apple II dan tehnik pengifeksiannya melalui boot sector, dimana apabila kita melakukan booting komputer dengan floppy disk yang telah terinfeksi dalam keadaan tersambung dengan komputer maka secara otomatis virus dari floppy disk akan tercopy ke memory komputer, begitupun sebaliknya apabila floppy disk yang bersih disambungkan ke komputer yang telah terinfeksi, virus akan langsung tercopy ke floppy disk tersebut.  

Dampak yang dihasilkan oleh Elk Cloner adalah munculnya puisi dilayar komputer setelah melalui booting yang ke 50.
Inilah cikal-bakal perkembangan virus, memang bukanlah suatu hal yang baik karena memang dari awal saja tujuannya sudah buruk hehe. Namun, jika Rich Skrenta tidak membuat virus ini, mungkin teknologi pun bisa jadi tidak semaju sekarang ini. Jadi meski memang diciptakan untuk hal buruk, kita tetap harus mengapresiasi Rich Skrenta karna kecerdasannya yang membantu pergerakan teknologi dunia saat ini.

Advertisement

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
"If you waiting for idea for write than you're not a writter. You just a waiter"