Cara Mengatur Leverage Browser Caching Dengan Mudah
Cara Mengatur Leverage Browser Caching Dengan Mudah

Cara Mengatur Leverage Browser Caching Dengan Mudah

Sedang Mencari Cara Mengatur Leverage Browser Caching? Berikut Ini Cara Mengatur Leverage Browser Caching Dengan Mudah Untuk Percepatan Loading Blog Mu.

Cara Mengatur Leverage Browser Caching
Cara mengatur leverage browser caching ini bertujuan bagi kamu yang mengalami permasalahan tersebut saat melakukan inspeksi blog mu menggunakan alat seperti GTmetrix atau Page Insight Google.

Latar belakang munculnya masalah ini adalah kurang optimalnya teknis pemanfaatan cache dari blog milik mu tersebut.

Dalam artikel ini akan dijelaskan bagaimana cara optimasi leverage browser caching agar kecepatan loading blog mu dapat meningkat. Namun perlu dicatat bahwa cara ini khusus untuk pemilik blog dengan platform Blogger.

Bila kamu menggunakan platform lain, beri tahu kami dengan menulis dikolom komentar ya.
 

Apa Itu Leverage Browser Caching?

Secara sederhana, leverage browser caching ini bertujuan untuk mengatur seberapa lama cache dari gambar, css atau javascript suatu situs akan tersimpan pada sebuah browser yang pernah mengaksesnya.

Penjelasan mendalam tentang hal ini serta kelebihan dan kekurangannya sudah pernah kami tulis dalam artikel Mengenal Leverage Browser Caching.

Penyebab Munculnya Peringatan Leverage Browser Caching

Seperti yang telah dijelaskan secara singkat sebelumnya bahwa kurang optimalnya teknis pemanfaatan cache dari suatu blog akan memunculkan peringatan ini.

Sebuah blog tentu memiliki berkas berupa gambar, video, css atau javascript di dalamnya. Bila seseorang mengakses blog kita, maka browsernya akan mengunduh setiap konten ini dari server agar memunculkan tampilan blog kita.

Hasil unduhan tersebut merupakan paket data berupa cache yang tersimpan secara otomatis dalam browser web orang tersebut. Cache ini membuat proses pemuatan blog untuk kedua kali tidak perlu melalui pengunduhan dari server sehingga prosesnya dapat berlangsung lebih cepat.

Pengaturan terhadap leverage browser caching ini penting untuk meningkatkan user experience serta membuat blog kita populer di mata mesin pencari.

Cara Mengatur Leverage Browser Caching

Google Developer memberikan rekomendasi lama cache hingga satu tahun untuk konten blog mu yang sifatnya statis. Kategori konten yang dikatakan statis sendiri adalah konten yang tidak akan kamu ubah untuk jangka waktu panjang. Untuk konten yang sifatnya berubah-ubah, Google menyarankan lama cache minimal satu minggu agar tidak membebani loading blog mu.

Cara untuk mengaturnya, yaitu:
  • Buka Dasbor Blogger
  • Buka Tab Tema lalu pilih Edit Tema
  • Cari kode <head> dan letakkan kode berikut ini dibawahnya,
  • <include expiration='7d' path='*.css'></include>,
    
    <include expiration='7d' path='*.js'></include>
    
    <include expiration='3d' path='*.gif'></include>
    
    <include expiration='3d' path='*.jpeg'></include>
    
    <include expiration='3d' path='*.jpg'></include>
    
    <include expiration='3d' path='*.png'></include>
  • Simpan Tema

Kode-kode tersebut memberikan perintah untuk browser agar menghapus cache setelah mencapai waktu yang ditetapkan. Bagian kode berwarna kuning tersebut menunjukkan lamanya waktu dalam satuan hari untuk penyimpanan cache oleh browser. Kamu dapat menggantinya sesuai kebutuhan.

Karena berlangsung dalam hitungan hari, mungkin proses leverage browser caching dengan cara ini membutuhkan waktu sekitar satu minggu untuk kamu lihat hasilnya.
 

Penutup

Peringatan tentang leverage browser caching dapat muncul ketika blog mu belum melakukan optimasi terhadap cache. Namun optimasi ini harus dilakukan dengan tepat agar user experience dari blog mu mendapatkan nilai yang baik.

***

Bila memiliki pertanyaan seputar Cara Mengatur Leverage Browser Caching, silahkan tulis dikolom komentar ya.
Advertisement

Baca juga:

Your Reactions:

Gubuk Pintar
"If you waiting for idea for write than you're not a writter. You just a waiter"