Mengetahui Lebih Dalam Tentang Deep Web Dan Darknet
Mengetahui Lebih Dalam Tentang Deep Web Dan Darknet

Mengetahui Lebih Dalam Tentang Deep Web Dan Darknet

deep web adalah; darknet adalah; perbedaan deep web dan darknet; bahaya deep web; bahaya darknet; isi deep web; isi darknet; perbedaan deep web dan darknet; apa itu deep web; apa itu darknet; apakah deep web berbahya; apakah darknet berbahaya; ukuran deep web; definisi deep web; definisi darknet;

sumber: liputan6.com
 ShareKu - Setiap tahunnya, jumlah konsumen internet kian bertambah. Tahun 2016 lalu di Indonesia tercatat pengguna internet melonjak setinggi 50% dibanding pada 2015, dimana jumlahnya mencapai 132 juta dari total 261 juta populasi yang ada. Hal ini pun nyatanya sejalan dengan pengguna internet di dunia, dimana sudah lebih dari setengah populasi dunia kini telah paham tentang internet.

Internet merupakan sebuah dunia nyata yang dibuat secara virtual. Internet menyajikan semua jenis informasi yang di dapatkan dari segala penjuru dunia dari yang biasa hingga tak biasa pun ada di internet. Maka dari itu dalam menggunakan internet pun perlu memperhatikan 'rambu-rambu' yang ada bila tak ingin terseret ke dalam zona bahaya yang membawa kita berhadapan dengan pihak berwajib.
zona bahaya (sumber: pexels.com)

Pasca Larry Page dan Sergey Brin mendirikan Google pada 1998, perkembangan internet pun kian 'liar' saja. Bersamaan dengan mesin pencari lain seperti Yahoo, Bing, AOL, dll. Segala jenis informasi kini dengan semakin mudah saja didapatkan. Namun, ternyata mereka tidaklah menunjukkan informasi dengan tanpa menyaringnya terlebih dahulu. Informasi yang kita dapatkan di internet tentu hanya informasi yang telah lulus 'sensor' karena mesin pencari akan terus mengamati dan akan menghapus konten-konten yang sebenarnya tidak pantas ditampilkan. Maka dari itu, kita patut berterimakasih kepada para penyedia jasa mesin pencari karena mereka ternyata tidaklah sepenuhnya 'menunjukkan' luasnya internet meskipun memang internet itu sendiri tidaklah dapat diukur luasnya hanya dengan mengandalkan kemampuan mesin pencari tersebut.
Ada cukup banyak konten di internet yang tidak dapat kita temukan secara langsung melalui mesin pencari yang biasa digunakan saat ini, hal ini terjadi karena banyak faktor seperti konten tersebut melanggar hukum ataupun melanggar norma yang ada. Namun meskipun begitu, bukan berarti konten itu tidak ada karena konten itu tetap eksis namun di 'bagian' internet yang lain. 

Konten yang tak dapat di akses melalui mesin pencari yang biasa kita gunakan itu tersimpan dibagian internet yang lebih dalam. Bagian internet ini memiliki cukup banyak konten yang benar-benar bersifat rahasia dan tak patut untuk dilihat terlebih lagi di akses karena biasanya memiliki sisi pelanggaran hukum dan dapat mengakibatkan konsumennya untuk ikut terjerat pelanggaran hukum. Bagian internet yang lebih dalam itu biasa disebut sebagai Deep Web dan Darknet.
 
Definisi
Deep Web dan Darknet adalah bagian dari internet yang tidak dapat dicari dengan mudah. Deep Web berbeda dengan Dark Internet, dimana komputer kesulitan untuk menjangkau bagian Internet, atau dengan Darknet yang merupakan jaringan untuk serupa dengan Deep Web namun dibutuhkan metode khusus untuk dapat kesana. Darknet merupakan bagian kecil dari Deep Web.

Halaman-halaman yang terdapat di Deep Web dan Darknet dianggap tidak ada pada mesin pencari biasa sehingga mereka hanya muncul sebagai hasil dari pencarian yang dilakukan secara sangat spesifik, situs di Deep Web dan Darknet pun dinamis sehingga sering berganti-ganti. 
Perkiraan ukuran deep web (sumber: jalantikus)

Pada tahun 2001, Deep Web telah dinyatakan memiliki ukuran yang lebih besar dari Web biasa. Ukuran Deep Web berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Universitas California memperkirakan bahwa Deep Web memiliki ukuran sekitar 7,5 petabita dan terus bertambah hingga saat ini.

Isi Deep Web dan Darknet
Deep Web dan Darknet biasanya disalahgunakan konsumennya untuk menyebarkan konten-konten illegal seperti judi, penjualan senjata, pornografi, narkoba, dan masih banyak lagi. Khususnya untuk Darknet, penjualan narkoba dikabarkan menjadi konten terbanyak yang ada di sana.

Beberapa pihak pun mengklaim bahwa dalam Deep Web dan Darknet terdapat banyak sekali informasi-informasi rahasia yang berbau politik yang sengaja disimpan disana agar tidak bocor ke publik. 

Dalam Deep Web maupun Darknet, semua kontennya 'terbuka', dimana tidak akan terdapat sensor ataupun blok dari pemerintah sehingga suatu hal sensitif apapun tidak akan ditutup-tutupi disana.

Bahaya Mengakses Deep Web dan Darknet
sumber: pexels.com
Mengakses Deep Web dan Darknet tentu memiliki resikonya tersendiri, antara lain:


  • Deep Web dan Darknet dapat membahayakan psikologi bila tidak diakses secara berhati-hati karena kita akan disuguhkan segala bentuk informasi yang bersifat sensitif tanpa terdapat sedikit pun sensor. Hal ini tentu dapat berdampak pada sebagian orang yang tidak siap melihatnya.
  • Khususnya untuk Darknet, dimana ketika kita mengaksesnya kita otomatis akan menjadi seorang anonim yang membuat identitas kita tidak dapat diketahui. Hal ini memiliki resiko besar ketika kita melakukan transaksi didalamnya karena identitas orang lain pun tentu tidak diketahui yang membuat maraknya penipuan. Namun sebuah badan intelejen Amerika bernama NSA dikabarkan metode khusus untuk melacak pengguna Tor Browser.
  • Deep Web dan Darknet pun dikabarkan menjadi tempat berkumpulnya para hacker. Ini tentu juga menjadi ancaman bagi kita bila ingin mengaksesnya. Bila tidak berhati-hati, mereka tidak akan segan-segan untuk mencuri data pribadi milik kita.
  • Komputer kita pun dalam bahaya ketika mengakses Deep Web dan Darknet. Sudah banyak kabar yang menyatakan bahwa disana banyak orang yang dengan sengaja menyebarkan malware agar dapat merusak komputer kita ataupun mencuri data kita.
Jadi perlu ekstra berhati-hati ketika mengakses Deep Web dan Darknet.

Perbedaan Deep Web dan Darknet
Deep Web dan Darknet sekilas memang hampir sama. Namun dalam pengaksesannya,  Deep Web dan Darknet sangat berbeda. Mengakses Darknet memerlukan cara yang berbeda. Bila Deep Web sebenarnya masih bisa di cari dengan mesin pencari biasa, Darknet tidak. 

Darknet  memerlukan aplikasi khusus seperti Tor browser untuk dapat diakses. Tor browser biasanya digunakan oleh peretas untuk menyamarkan dirinya di internet. Hal ini disebabkan karena Darknet dilindungi oleh jaringan Tor yang terhubung melalui banyak simpul dan enkripsi sehingga ketika kita menjelajahinya kita akan tersambung sebagai seorang anonim. Identitas kita tidak akan terbaca. Hal ini pula yang membuat Darknet lebih populer dibandingkan dengan Deep Web dimata para penjahat cyber.
 
Anonym (sumber: pexels.com)

Mengunjungi situs Darknet pun memiliki tingkat kesulitannya sendiri karena Darknet tidak mengindeks situs-situsnya. Kita hanya bisa mengakses situs Darknet dengan sangat spesifik, dimana dengan memasukkan url situs tersebut. Masalah lainnya yang muncul adalah url situs di Darknet tidaklah seperti situs-situs pada umumnya. Contohnya saja url untuk mengakses situs Hidden Wiki di Darknet, dimana url nya adalah “kpvz7ki2v5agwt35.onion”.

***
Itulah sedikit gambaran tentang Deep Web dan Darknet. Meskipun terdengar buruk, Deep Web dan Darknet sebenarnya juga memiliki banyak informasi yang berguna untuk menambah pengetahuan kita. 

Bila memutuskan untuk mengaksesnya, selalu ingat untuk tetap bijak dan berhati-hati. Jangan sampai melakukan hal-hal yang tidak sepatutnya karena bisa saja kita malah menjadi sasaran polisi cyber.
 
Penasarankah untuk menjelajahi Deep Web dan Darknet?

Apabila memiliki pertanyaan terkait artikel Mengetahui Lebih Dalam Tentang Deep Web Dan Darknet, silahkan tulis dikolom komentar ya.
Advertisement

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
"If you waiting for idea for write than you're not a writter. You just a waiter"