√ Mengenal Arti Repost di Media Sosial dan Tujuannya - Gubuk Pintar
Mengenal Arti Repost di Media Sosial dan Tujuannya
Mengenal Arti Repost di Media Sosial dan Tujuannya

Mengenal Arti Repost di Media Sosial dan Tujuannya

Apa Itu Repost? Yuk temukan arti Repost di media sosial serta tujuannya dalam artikel ini!

arti repost
Sering mendengar tetapi belum tahu apa arti repost?

Tenang, artikel Gubuk Pintar kali ini kembali akan membahas seputar istilah-istilah di media sosial yang mungkin sering kamu temukan.

Setelah sebelumnya membahas tentang arti Typo, kini kita akan membahas tentang repost dan memahami tujuan dari para netizen melakukan hal ini.
 
Untuk itu, mari kita masuk ke bagian inti artikelnya!
 


Apa Itu Repost?

Secara umum, arti repost adalah membagikan kembali sebuah konten yang telah dipublikasikan sebelumnya.

Repost berasal dari dua suku kata bahasa Inggris yaitu, 're' yang memiliki arti 'kembali' dan 'post' yang artinya 'menerbitkan' sehingga repost memiliki arti menerbitkan kembali. Bila konteksnya media sosial, maka yang menjadi objek repost adalah konten.

Konten media sosial yang menjadi objek repost sendiri cukup beragam, tergantung fitur media sosialnya. Secara umum, konten yang di repost biasanya berupa:
  • Gambar
  • Video
  • Animasi
  • Artikel
  • Status personal
  • Thread
Salah satu sifat dari sebuah konten repost adalah memiliki isi konten yang sama dengan yang telah ada sebelumnya. Oleh karena itu, apabila ingin melakukan repost maka harus dipastikan bahwa pemiliki konten sumber telah memberikan izin atau konten tersebut di kutip dari sebuah sumber bebas izin agar kamu terhindar dari tuntutan dari sang pemilik asli.

Tujuan Melakukan Repost

Secara umum, tujuan melakukan repost adalah untuk menyebarkan kembali suatu konten agar memperoleh daya jangkau konten yang lebih luas dari sebelumnya. Oleh karena itu, tak jarang upaya ini dimanfaatkan untuk kegiatan promosi atau penggiringan opini.

Namun dalam beberapa kasus, ada pula yang melakukan repost dengan tujuan berbeda seperti untuk memberikan pandangan pribadi terhadap isi kontennya, atau sebatas suka saja dengan konten tersebut tanpa memikirkan efek terhadap daya jangkaunya.

Berbagai Tipe Repost

Terlepas dari tujuannya yang sama, ada beberapa tipe repost yang dapat kamu temukan dan lakukan. Tipe-tipe yang ada dibedakan berdasarkan intensi konten maupun cara penyebarannya, antara lain:
  • Repost Personal
    Ini merupakan jenis repost yang dilakukan sebuah akun personal yang membagikan kembali konten-konten yang menurutnya menarik secara utuh tanpa memberikan tambahan komentar ataupun perubahan terhadap kontennya.

    Biasanya, jenis ini menggunakan fitur 'berbagi' untuk melakukan repost.

  • Spam Repost
    Untuk tipe yang satu ini, ada banyak motifnya. Biasanya tujuan utamanya adalah untuk mendapatkan perhatian terhadap produk atau isu yang sedang diangkat. Cirinya adalah akun yang melakukan repost membagikan konten secara utuh ke banyak akun lain dalam waktu singkat.

    Meskipun efektif untuk menarik orang melihat tetapi cara ini illegal dan rawan mendapatkan hukuman.

  • Repost Bertanggapan
    Ada pula repost dengan menambahkan tanggapan berupa komentar terhadap konten tersebut. Cirinya adalah konten yang di repost berbentuk utuh tanpa perubahan apapun tetapi orang yang melakukan repost memberikan tanggapan terkait konten tersebut secara personal.

  • Repost Katalog Produk
    Untuk yang satu ini biasanya ditemukan pada sebuah akun bisnis. Tujuannya adalah untuk memunculkan kembali katalog produk lama yang telah tertimbun sehingga muncul di halaman awal agar memudahkan menarik pembeli.

Baca Juga: Arti Kata Typo

Perbedaan Repost dan Latepost

Adakah dari kamu yang menjadi bingung atau terkecoh dengan kedua istilah ini?

Sebelumnya telah dijelaskan tentang repost bahwa ini merupakan proses penerbitan kembali suatu konten yang telah ada sebelumnya. Disisi lain, istilah 'latepost' juga sering terdengar dan cukup mirip sehingga mungkin terkadang membuat bingung, terlebih untuk kamu yang belum paham arti repost.

Latepost juga terdiri dari dua suku kata berbahasa Inggris, di mana memiliki perbedaan dengan repost pada suku kata 'late' yang artinya adalah 'terlambat'. Arti menyeluruh dari latepost adalah penerbitan konten yang terlambat.

Jadi secara sederhana, repost artinya upaya menerbitkan ulang konten sedangkan latepost merupakan upaya menerbitkan konten tetapi pada waktu yang terlambat.

Terlambat dalam konteks latepost bisa saja karena momen yang telah lewat atau melebihi batas waktu penerbitan.

Contoh kasus latepost adalah semisal ketika kamu pergi ke pantai pada hari Sabtu dan berswafoto. Namun karena satu dan lain hal, kamu tidak dapat upload foto tersebut pada hari Sabtu tersebut. Kamu pada akhirnya baru upload foto tersebut pada hari Senin, di mana kamu sebenarnya sudah pulang dari acara di pantai.

Oleh karena momen yang telah lewat tersebut, maka foto mu dapat dikategorikan sebagai latepost. Terutama ketika kamu upload foto tersebut di Instagram karena media sosial satu ini mengharapkan dapat memberikan penggunanya pengalaman membagikan momen secara 'right here, right now'.

Baca Juga: Arti LMAO
 

Arti Repost di FB dan Contohnya

Bentuk dan tipe repost yang dilakukan dari setiap media sosial yang ada umumnya berbeda karena dipengaruhi perbedaan fitur yang dimilikinya.
 
Khusus untuk Facebook, repost artinya penerbitan konten berulang yang umumnya berupa status personal dari suatu pengguna. Bentuknya bisa berupa kalimat, foto dan video dengan tujuan yang beragam.

arti repost facebook
Contoh Repost di Facebook

Arti Repost di IG dan Contohnya

Bila kamu menggunakan Instagram, repost lebih sering ditemukan pada Instagram story ketimbang feed. Salah satu alasannya adalah karena fitur story memang memberikan kemudahan melakukannya, dimana kamu dapat me-repost story milik orang lain apabila mereka melakukan mention terhadap mu.

Disisi lain, pengguna Instagram cenderung membuat feed yang berisikan momen personal tertentu saja, kecuali untuk akun bisnis. Jadi cukup jarang kamu menemukan akun yang melakukan repost konten akun lain dan meletakkannya di feed mereka.
arti repost instagram
Contoh Repost di Instagram Menggunakan Fitur Story (sumber: theverge)
 

Arti Repost di WA dan Contohnya

Terlepas WhatsApp memiliki fitur story tetapi jarang orang menggunakannya untuk melakukan repost. Hal yang lebih sering diterbitkan ulang cenderung berupa pesan personal ataupun grup yang kemudian disebarkan kembali ke kontak atau grup lainnya agar informasinya semakin luas diketahui (broadcast).

Hal ini membuat repost di WhatsApp menjadi berbeda dengan media sosial lainnya karena kontennya bersifat pribadi tetapi disebarkan secara massal dan tertarget. Tak jarang ini membawa masalah apabila informasi yang disampaikan tersebut belum tentu kebenarannya.

arti repost whatsapp
Contoh Repost di WhatsApp (sumber: medium)
 

Arti Repost di Twitter dan Contohnya

Lain halnya di Twitter, repost rasanya menjadi hal yang mudah ditemukan pada media sosial yang satu ini. Meskipun tidak dikenal secara harafiah sebagai repost, kamu dapat menggunakan fitur 'Retweet' untuk menerbitkan ulang suatu konten yang telah di publikasikan oleh suatu akun.

Retweet juga memberikan opsi untuk menambahkan komentar ataupun hanya sebatas menerbitkan ulang saja konten yang ada. Oleh karena terlalu mudahnya menerbitkan ulang konten yang sudah ada, Twitter cukup dikenal sebagai media sosial yang rawan spam repost.

arti repost twitter
Contoh Repost di Twitter Menggunakan Fitur Retweet
 

Penutup

Jadi, itulah arti repost yang ada di media sosial saat ini beserta tujuannya. Kamu juga sudah tahukan perbedaan umum dari repost pada masing-masing media sosial yang ada. Semoga artikel ini bermanfaat ya.

***

Apabila memiliki pertanyaan seputar artikel Mengenal Arti Repost di Media Sosial dan Tujuannya, silahkan tulis dikolom komentar ya.

Bila artikel ini bermanfaat, bantu Gubuk Pintar menyebarkan manfaatnya dengan membagikan artikel ini ke sosial media mu melalui tombol share di bawah ini. Terimakasih orang baik!

Baca juga:

Gubuk Pintar
"If you waiting for idea for write than you're not a writter. You just a waiter"
Buka Komentar

0 komentar:

Posting Komentar